Cari Artikel disini

Showing posts with label Info Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Info Pengetahuan. Show all posts

Obituari Steve Jobs

Steve Jobs tahun 1977


Sejak muda Jobs sudah punya insting bisnis dan inovasi sangat tajam.

Steven Paul Jobs lahir di San Francisco pada tanggal 24 Februari 1955, anak dari dua mahasiswa yang masih kuliah dan belum menikah, Joanne Schieble dan seorang laki-laki kelahiran Suriah Abdulfattah Jandali.

Orangtua biologisnya kemudian menyerahkan bayi mereka untuk diadopsi hingga akhirnya Steve diambil anak oleh pasangan keluarga kelas pekerja asal California, Paul dan Clara Jobs.

Beberapa bulan setelah adopsi tersebut, pasangan orangtua aslinya menikah dan mempunyai seorang anak perempuan, Mona, yang baru setelah dewasa tahu kalau dia punya kakak laki-laki.

Steve dibesarkan di tengah keluarga orangtua adopsinya di Silicon Valley, pusat industri elektronik AS.


LSD



Saat SMA, Jobs mendapat tawaran kerja musim panas di sebuah pabrik Hewlett Packard di Palo Alto dimana dia bertemu dengan seorang teman sekolah bernama Steve Wozniak.

Jobs kemudian memilih keluar kuliah setelah hanya satu semester dan bekerja untuk produsen video game Atari karena ingin mencari uang agar bisa pergi ke India.

Dia benar-benar melaksanakan niat itu dan kembali dari India dengan kepala plontos, pakaian jubah ala India serta pengalaman mengisap LSD. Jobs juga memeluk Buddha dan memilih gaya hidup vegetarian sepanjang hidupnya setelah perjalanan itu.

Jobs dan Wozniak


Duo Jobs dan Wozniak menjadi kekuatan utama dibalik Apple yang meraih sukses besar.

Kembali ke Atari, Jobs bergabung dengan sebuah klub komputer lokal dengan sohibnya Steve Wozniak yang tengah mendesain komputernya sendiri.

Pada tahun 1976 Jobs berhasil menjual 50 komputer buatan Wozniak sebelum barangnya jadi, pada sebuah toko komputer setempat dan dengan pesanan ini berhasil mendapat kredit untuk membeli komponen komputer pada sebuah toko piranti keras di kota itu.

Akhirnya komputer buatan mereka dibuat, diberi nama Apple 1, berhasil dipasarkan tanpa harus meminjam uang atau membagi saham untuk produksinya dengan siapapun.

Ditendang dari Apple



Jobs menamai perusahaan ini dengan nama buah favoritnya, yang entah sengaja atau kebetulan, akan nampak di daftar buku telepon muncul lebih dulu ketimbang pesaing beratnya Atari.

Untung dari proyek Apple pertama langsung ditanam lagi untuk poyek berikutnya, Apple II, yang dipamerkan pada arena komputer California tahun 1977.

Karena pengembangan mesin baru butuh banyak modal maka Jobs lalu meminta Mike Markkula, seorang investor lokal, agar mau menjamin pinjaman senilai US$250.000 dan untuk jasa itu, bersama dengan dirinya dan Wozniak, ketiganya menjadi pendiri Apple Computer.

Proyek Apple II, langsung mendapat perhatian, dan segera memulai revolusi komputer personal, sampai memetik nilai keuntungan enam juta dollar sebelum produksinya berakhir tahun 1993.

Namun karena dianggap kurang pengalaman manajemen dan penjualan, Jobs dipaksa mencari tenaga ahli dari luar.

Seorang anggota Dewan komisaris Apple menuding Jobs "tak terkendali."

"Kalau sudah punya ide di kepala, dan karena merasa menjadi pendiri dari perusahaan, dia nekat jalan saja mengerjakan ide itu tidak peduli apakah nanti hasilnya untung atau rugi untuk perusahaan."

Jobs memperkenalkan Macintosh tahun 1984 yang langsung disambut sukses, namun pada saat yang sama Apple mengalami masalah keuangan.

Akibat turunnya nilai penjualan, dan makin menyebarnya rasa tidak suka pada gaya Jobs yang semaunya, maka terjadi pembalikan kekuasaan internal dan dia pun akhirnya ditendang keluar.

Toy Story



Tapi Jobs tidak kapok. Dia malah mendirikan NeXT Computer tahun 1985 dan setahun berikutnya membeli Graphics Group dari sutradara seri Star Wars, George Lucas.

Perusahaan ini dinamainya Pixar, yang menciptakan piranti keras untuk animasi dengan teknologi canggih yang kemudian dipakai oleh sejumlah rumah produksi film terkemuka, termasuk Disney.

Jobs menukar titik tekan produksinya dari komputer ke film animasi.

Hasilnya mencengangkan. Tahun 1995 dengan film Toy Story, yang ditonton jutaan orang dengan keuntungan kotor US$350 juta, Jobs sekali lagi membuktikan kehandalan instingnya. Sukses juga diikuti oleh film A Bugs Life, Finding Nemo serta Monsters Inc.

Setahun setelah itu Apple membeli NeXT seharga US$400 juta dan Jobs kembali ke tampuk kekuasaannya semula di Apple dengan menyingkirkan direkturnya saat itu.

Untuk mengurangi nilai kerugian Apple maka proyek-proyek kecil dibatalkan dan arah perusahaan dibelokkan pada pasar konsumen elektronik yang sedang tumbuh.

Pemutar musik iPod, diluncurkan tahun 2001 berhasil merebut simpati penikmat musik seluruh dunia dan segera menjadi ikon gaya dengan desainnya yang mulus dan ear phone putih yang sangat khas.

Jobs juga meluncurkan layanan iTunes, agar konsumen bisa mengunduh musik dari internet dan langsung memilih daftar musiknya sendiri.

Iphone



Tahun 2003 Jobs didiagnosa menderita kanker pankreas namun menolak dioperasi. Pilihannya adalah mencari pengobatan alternatif termasuk mengikuti sebuah pola makan dengan diet khusus.

Tapi operasi akhirnya tak terhindarkan dan berlangsung tahun 2004 setelah sebelumnya hanya sedikit sekali orang penting di Apple yang tahu tentang penyakitnya ini.

Tahun 2005 Disney membeli saham Pixar dari Jobs senilai US$7 miliar, dan akibatnya menjadikan ayah empat anak ini menjadi pemegang saham terbesar.

Steve Jobs


Saat meluncurkan produk ikonik iPhone, Jobs sudah nampak kurus dan tirus diduga akibat kanker.

Dua tahun berikutnya Jobs memperkenalkan iPhone yang segera disambut fanatisme konsumen yang rela antri berjam-jam untuk membeli barang baru ini.

Berikutnya tahun 2008 Macbook Air yang super tipis diperkenalkan dimana Jobs melakukan rilis produk dalam busana yang kemudian dikenal sebagai merek dagangnya: baju rajut lengan panjang dengan kerah kura-kura serta celana jins biru yang sudah usang.

Badannya yang kurus dan penampilannya yang nampak pucat memantik spekulasi bahwa penyakitnya kambuh dan akhirnya pada tahun 2009, dia mengumumkan mengambil cuti enam bulan untuk mengatasi persoalan yang disebutnya sebagai "ketidakseimbangan hormonal."

Pada tahun yang sama Jobs menjalani operasi cangkok hati, yang menurut dokter yang menanganinya berjalan "sempurna."

Namun pada Januari 2011, lagi-lagi Apple mengumumkan bahwa Jobs akan mengambil cuti dengan alasan kesehatan.

Keluarga dan filantrofi



Meski super kaya, tidak seperti pendiri Microsoft Bill Gates, Steve Jobs jarang menunjukkan ketertarikan pada dunia amal.

Dan anehnya, sebagai seorang penganut Buddha, dia juga tidak mempraktekkan gaya hidup hijau, sampai Apple diprotes Greenpeace karena tidak membuat barang yang mudah didaur-ulang.

Steve Jobs


Jobs meninggalkan empat anak, seorang diantaranya mulanya tak diakui.

Steve Jobs adalan tipe pemain tunggal; hanya yakin pada dirinya sendiri dan kemampuannya dan tak sabaran melihat orang lain membantah keinginannya.

Sementara kehandalannya yang paling utama adalah kemampuan untuk menerka pasar dan punya indra cium kuat terhadap desain dan produk inovatif yang akhirnya akan dipuja konsumen.

Jobs menikahi Laurene Powell tahun 1991 dengan cara Buddha dan kemudian punya tiga anak.

Namun belakangan muncul pula kabar bahwa punya anak lain bernama Lisa Brennan-Jobs (lahir 1978), dari hubungan dengan pelukis Chrisann Brennan. Jobs sempat membantah status sebagai ayah, namun kemudian mengakuinya.




sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/10/06/160322/1737976/934/obituari-steve-jobs?9922022
Read more >>

Sejarah Asal Usul Terciptanya Rokok

Sampai akhir abad ke-15 tidak ada yang tahu tentang tanaman ini kecuali penduduk pribumi Amerika. Penggalian arkeologi telah menunjukkan bahwa 4000 tahun yang lalu, dan mungkin sebelumnya, suku Indian Amerika Utara telah menggunakan tembakau. Dalam peradaban kuno asap tembakau dihubungkan dengan hal-hal medis atau obat-obatan.

Kata "tembakau" mungkin berasal dari nama pulau Tobago. Menurut kesaksian pelaut Spanyol, yang tiba bulan Oktober 1942 silam. yang terkenal dengan ekspedisi Columbus saat ini Amerika Tengah. Kata "tobaco" berasal dari penduduk setempat yaitu memutar daun berukuran besar yang dimaksudkan untuk ritual merokok. Columbus disana bertemu dengan orang tua yang sedang merokok atau disebut dengan "Injun", lalu penduduk setempat menawarkan kepada sang kapten kapal, dia tidak bisa menolaknya dan mencoba untuk "merokok" yang digunakan orang-orang Indian, dia tidak hanya mencoba akan tetapi juga menyita daun tembakau yang dimiliki penduduk setempat untuk dibawa pulang. Selanjutnya, orang-orang Spanyol dan Portugis membawa daun dan biji tembakau ke Eropa kemudian orang-orang Eropa juga mulai menanam tembakau tersebut.
Duta Besar Perancis di pengadilan Portugis pada tahun 1560 yang bernama Jean Nicot mengirim beberapa tembakau kepada Ratu Catherine de Medici, dia merekomendasikan tembakau sebagai obat untuk migran (sakit kepala sebelah). Setelah cara ini ampuh kemudian menyebarlah ke seluruh Perancis. Dalam kehormatan dari tanaman Nico kemudian menerima nama latin Nicotiana, dan dipisahkan dari itu pada awal abad ke-19 alkaloid - masing-masing, yang menjadi "nikotin".

Sejak paruh kedua dari abad ke 16, tembakau telah cepat semakin populer sebagai tanaman obat, hampir sebagai obat mujarab. Tembakau mendengus, merokok melalui pipa, dikunyah, dicampur dengan berbagai bahan dan digunakan untuk merawat pilek, sakit kepala, sakit gigi, kulit dan penyakit menular. Pada awal abad ke-17 di wilayah Amerika modern, terutama di kolonial Inggris, dan perkebunan tembakau lainnya. Pada tahun 1611, sebuah perkebunan di Virginia Inggris yang dimiliki oleh John Rolf. Benih tembakau ia impor dari Trinidad dan Venezuela, dan teknologi yang dipinjam dari Sir Walter Raleigh. Bahkan 8 tahun kemudian mulai mengekspor tembakau dari Virginia ke Inggris, dan John Rolf secara permanen menetap di Dunia Baru dan bahkan menikahi putri kepala India yang memberikan saran untuk mencoba keberuntungannya di tembakau.
Di antara para bangsawan pecinta tembakau antara lain adalah Raja Prusia Frederick I (pada abad ke-18), dimuat dalam halaman germanskom festival merokok, dan putranya, Frederick William I, bahkan mendirikan apa yang disebut "Tembakau Collegium", pada pertemuan yang dikombinasikan dengan yang berbeda-beda, tampaknya, hal-hal seperti argumen tentang urusan publik, percakapan yang sopan dan menyenangkan, disertai oleh pipa rokok. Dari kerajaan Rusia pecinta tembakau pertama kali di Rusia muncul dalam benak Peter I - dan, mungkin lebih daripada siapa pun. Peter I menjadi perokok penuh gairah selama tinggal di Inggris.
"Old Joe" (Joe Tua) merupakan merek rokok yang pertama kali muncul didunia dan pertama kali muncul pada perusahaan rokok RJ Reynolds (Richard Joshua Reynolds) pada tahun 1913.
Camel - Salah satu nama merek rokok, yang diakui dunia internasional dan telah menjadi standar kualitas universal. Kronologi industri tembakau Amerika dan sampai hari ini dibagi menjadi dua periode utama yaitu sebelum "Camel" dan setelah "Camel". Pencipta Camel dan kerajaan tembakau adalah RJ Reynolds Tobacco Company (RJR), Richard Joshua Reynolds turun dalam sejarah tidak hanya sebagai seorang pengusaha yang sukses, tetapi juga sebagai pemasar berbakat.
Pada tahun 1920-an iklan rokok Unta mulai bermunculan, dan para wanita menjadi penggemarnya dan sangat menyukai rokok. Sebagian besar disebabkan oleh gaya Unta menjadi simbol sekuler, kehidupan yang indah. Banyak dari mereka yang merokok seperti bintang Hollywood Greta Garbo yang menawan.

Sumber: bodrexcaem.blogspot.com

Read more >>

1 ONS BUKAN 100 GRAM [dari e-mail seseorang]


PENDIDIKAN YANG MENJADI BOOMERANG.
Seorang teman saya yang bekerja pada sebuah perusahaan asing, di PHK akhir tahun lalu. Penyebabnya adalah kesalahan menerapkan dosis pengolahan limbah, yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kesalahan ini terkuak ketika seorang pakar limbah dari suatu negara Eropa mengawasi secara langsung proses pengolahan limbah yang selama itu dianggap selalu gagal. Pasalnya adalah, takaran timbang yang dipakai dalam buku petunjuknya menggunakan satuan pounddan ounce. Kesalahan fatal muncul karena yang bersangkutan mengartikan 1 pound = 0,5 kg. dan 1 ounce (ons) = 100 gram, sesuai pelajaran yang ia terima dari sekolah. Sebelum PHK dijatuhkan, teman saya diberi tenggang waktu 7 hari untuk membela diri dgn. cara menunjukkan acuan ilmiah yang menyatakan 1 ounce (ons) = 100 g. Usaha maksimum yang dilakukan hanya bisa menunjukkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mengartikan ons(bukan ditulis ounce) adalah satuan berat senilai 1/10 kilogram. Acuan lain termasuk tabel-tabel konversi yang berlaku sah atau dikenal secara internasional tidak bisa ditemukan.
SALAH KAPRAH YANG TURUN-TEMURUN.
Prihatin dan penasaran atas kasus diatas, saya mencoba menanyakan hal ini kepada lembaga yang paling berwenang atas sistem takar-timbang dan ukur di Indonesia, yaitu Direktorat Metrologi . Ternyata, pihak Dir. Metrologi pun telah lama melarang pemakaian satuan ons untuk ekivalen 100 gram. Mereka justru mengharuskan pemakaian satuan yang termasuk dalam Sistem Internasional (metrik) yang diberlakukan resmi di Indonesia. Untuk ukuran berat, satuannya adalah gram dan kelipatannya. Satuan *Ons bukanlah bagian dari sistem metrik* ini dan untuk menghilangkan kebiasaan memakai satuan ons ini, Direktorat Metrologi sejak lama telah memusnahkan semua anak timbangan (bandul atau timbal) yang bertulisan “ons” dan “pound”.
Lepas dari adanya kebiasaan kita mengatakan 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, ternyata *tidak pernah ada acuan sistem takar-timbang legal* atau pengakuan internasional atas satuan ons yang nilainya setara dengan 100 gram. Dan dalam sistem timbangan legal yang diakui dunia internasional, *tidak pernah dikenal adanya satuan ONS khusus **Indonesia**.* Jadi, hal ini adalah suatu kesalahan yang diwariskan turun-temurun. Sampai kapan mau dipertahankan ?
BAGAIMANA KESALAHAN DIAJARKAN SECARA RESMI ?
Saya sendiri pernah menerima pengajaran salah ini ketika masih di bangku sekolah dasar. Namun, ketika saya memasuki dunia kerja nyata, kebiasaan salah yang nyata-nyata diajarkan itu harus dibuang jauh karena akan menyesatkan.
Beberapa sekolah telah saya datangi untuk melihat sejauh mana penyadaran akan penggunaan sistem takar-timbang yang benar dan sah dikemas dalam materi pelajaran secara benar, dan bagaimana para murid (anak-anak kita) menerapkan dalam hidup sehari-hari. Sungguh memprihatinkan. Semua sekolah mengajarkan bahwa 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, dan anak-anak kita pun menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari. “Racun” ini sudah tertanam didalam otak anak kita sejak usia dini.
Dari para guru, saya mendapatkan penjelasan bahwa semua buku pegangan yang diwajibkan atau disarankan oleh Departemen Pendidikan Indonesia mengajarkan seperti itu. Karena itu, tidaklah mungkin bagi para guru untuk melakukan koreksi selama Dep. Pendidikan belum merubah atau memberi-kan petunjuk resmi.
TANGGUNG JAWAB SIAPA ?Maka, bila terjadi kasus-kasus serupa diatas, Departemen Pendidikan kita jangan lepas tangan. Tunjukkanlah kepada masyarakat kita terutama kepada para guru yang mengajarkan kesalahan ini, salah satu alasannya agar tidak menjadi beban psikologis bagi mereka ;*”acuan sistem timbang legal yang mana yang pernah diakui / diberlakukan secara internasional , yang menyatakan bahwa : **1 ons adalah 100 gram, 1 pound adalah 500 gram.”?*
Kalau Dep. Pendidikan tidak bisa menunjukkan acuannya, mengapa hal ini diajarkan secara resmi di sekolah sampai sekarang ?
Pernahkan Dep. Pendidikan menelusuri, dinegara mana saja selain Indonesia berlaku konversi 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram ?
Patut dipertanyakan pula, bagaimana tanggung jawab para penerbit buku pegangan sekolah yang melestarikan kesalahan ini ?
Kalau Dep. Pendidikan mau mempertahankan satuan *ons yang keliru* ini, sementara pemerintah sendiri melalui Direktorat Metrologi melarang pemakaian satuan “ons” dalam transaksi legal, maka konsekwensinya ialah harus dibuat sistem baru timbangan Indonesia (versi Depdiknas). Sistem baru inipun harus diakui lebih dulu oleh dunia internasional ebelum diajarkan kepada anak-anak. Perlukah adanya sistem timbangan Indonesia yang konversinya adalah 1 ons *(Depdiknas)* = 100 gram dan 1 pound *(Depdiknas)* = 500 gram.? Bagaimana “Ons dan Pound *(Depdiknas)*” ini dimasukkan dalam sistem metrik yang sudah baku diseluruh dunia ? Siapa yang mau pakai ?.HENTIKAN SEGERA KESALAHAN INI.
Contoh kasus diatas hanyalah satu diantara sekian banyak problema yang merupakan akibat atau korban kesalahan pendidikan. Saya yakin masih banyak kasus-kasus senada yang terjadi, tetapi tidak kita dengar. Salah satu contoh kecil ialah, banyak sekali ibu-ibu yang mempraktekkan resep kue dari buku luar negeri tidak berhasil tanpa diketahui dimana kesalahannya.
Karena ini kesalahan pendidikan, masalah ini sebenarnya merupakan masalah nasional pendidikan kita yang mau tidak mau harus segera dihentikan.
Departemen Pendidikan tidak perlu malu dan basa-basi diplomatis mengenai hal ini. Mari kita pikirkan dampaknya bagi masa depan anak-anak Indonesia. Berikan teladan kepada bangsa ini untuk tidak malu memperbaiki kesalahan.
Sekalipun hanya untuk pelajaran di sekolah, dalam hal Takar-Timbang-Ukur, Dep. Pendidikan tidak memiliki supremasi sedikitpun terhadap Direktorat Metrologi sebagai lembaga yang paling berwenang di Indonesia. Mari kita ikuti satu acuan saja, yaitu Direktorat Metrologi.
Era Globalisasi tidak mungkin kita hindari, dan karena itu anak-anak kita harus dipersiapkan dengan benar. Benar dalam arti landasannya, prosesnya, materinya maupun arah pendidikannya. Mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas SDM negara tetangga saja sudah merupakan upaya yang sangat berat.Janganlah malah diperberat dengan *pelajaran sampah* yang justru bakal menyesatkan. Didiklah anak-anak kita untuk mengenal dan mengikuti aturan dan standar yang berlaku SAH dan DIAKUI secara internasional, bukan hanya yang rekayasa lokal saja. Jangan ada lagi korban akibat pendidikan yang salah. Kita lihat yang nyata saja, berapa banyak TKI diluar negeri yang berarti harus mengikuti acuan yang berlaku secara internasional.
Anak-anak kita memiliki HAK untuk mendapatkan pendidikan yang benar sebagai upaya mempersiapkan diri menyongsong masa depannya yang akan penuh dengan tantangan berat.
ACUAN MANA YANG BENAR ?Banyak sekali literatur, khususnya yang dipakai dalam dunia tehnik, dan juga ensiklopedi ternama seperti Britannica, Oxford, dll. *(maaf, ini bukan promosi)* menyajikan tabel-tabel konversi yang tidak perlu diragukan lagi.Selain pada buku literatur, tabel-tabel konversi semacam itu dapat dijumpai dengan mudah di-dalam buku harian / diary/agenda yang biasanya diberikan oleh toko atau produsen suatu produk sebagai sarana promosi.
*Salah satu* konversi untuk satuan berat yang umum dipakai SAH secara internasional adalah sistem avoirdupois / avdp. (baca : averdupoiz).
1 ounce/ons/onza = 28,35 gram *(bukan 100 g.)*1 pound = 453 gram *(bukan 500 g.)*1 pound = 16 ounce *(bukan 5 ons)*
Bayangkan saja, bagaimana jadinya kalau seorang apoteker meracik resep obat yang seharusnya hanya diberi 28 gram, namun diberi 100 gram. Apakah kesalahan semacam ini bisa di kategorikan sebagai malapraktek ? Pelajarannya memang begitu, kalau murid tidak mengerti, dihukum !!! Jadi, kalau malapraktik, logikanya adalah tanggung jawab yang mengajarkan. (*ini hanya gambaran / ilustrasi salah satu akibat yang bisa ditimbulkan, bukan kejadian sebenarnya, tetapi dalam bidang lain banyak sekali terjadi)*
KALAU BUKAN KITA YANG MENYELAMATKAN – LALU SIAPA ?.
Melalui tulisan ini saya ingin mengajak semua kalangan, baik kalangan pemerintah, akademis, profesi, bisnis / pedagang, sekolah dan orang tua dan juga yang lainnya untuk ikut serta mendukung penghapusan satuan “ons dan pound yang keliru” dari kegiatan kita sehari-hari. Pengajaran sistem timbang dgn. satuan Ounce dan Pound seharusnya diberikan sebagai pengetahuan disertai kejelasan asal-usul serta *rumus konversi yang benar*. Hal ini untuk membuang kebiasaan salah yang telah melekat dalam kebiasaan kita, yang bisa mencelakakan / menyesatkan anak-anak kita, generasi penerus bangsa ini.
>> *# # # # # *> *Tulisan ini akan dikirimkan kepada media masa, baik cetak maupun> elektronik yang mau menyiarkannya demi kepentingan bangsa.
> Dipersilahkan mengubah formatnya sesuai dengan ketentuan penyiaran masing-> masing.*
>> *Juga kepada sekolah-sekolah, pabrik-pabrik serta LSM dan masyarakat> umum,> untuk diketahui secara luas.*
>> * Bila anda merasa sependapat dengan saya, setuju untuk menghentikan> kesalahan ini demi masa depan anak bangsa Indonesia, silahkan> diperbanyak /> difoto copy dan disebar-luaskan sendiri.*
>> * *>> *Bila anda ragu-ragu terhadap kebenaran tulisan ini, silahkan> menanyakannya> langsung kepada Direktorat Metrologi atau Balai Metrologi setempat dikota> anda berada. *>> * *
>> *Terima kasih saya ucapkan kepada anda yang peduli dan mau> berpar-tisipasi> menyelamatkan masa depan anak-anak **Indonesia**. Semoga Tuhan memberkati> upaya ini, yang kita lakukan dengan tulus ikhlas tanpa pamrih sedikitpun.*>> * *>> *# # # # #*>> * *>> * *
>> *Ditengah orang-orang waras, dia yang lain sendiri dianggap gila.*
>> *Ditengah orang-orang gila, dia yang waras justru dianggap gila.*>> * *
>> *Memang banyak orang yang benar, tetapi jangan diartikan bahwa yang> diikuti> banyak orang itulah yang pasti dan selalu benar.*
>>> LEMBAR PELENGKAP>> TAKAR – UKUR – TIMBANG MENGIKUTI>> SISTEM METRIK YANG BERLAKU SEJAK THN *1799*.
>> *Kuantitas*>> *Satuan* *Simbol* *Keterangan*>> Panjang meter m bukan mtr.>> Luas meter persegi m2>> Isi / volume meter kubik m3>> Berat gram g bukan gr.>> Takaran liter l 1 l = 1000 cm3 (cc)>> Suhu / temperatur derajat Celcius oC
>> BEBERAPA SEBUTAN / AWALAN UNTUK FAKTOR PENGALI DALAM SISTEM METRIK>> AWALAN FAKTOR PENGALI SIMBOL / SINGKATAN CONTOH PEMAKAIAN
>> giga 1.000.000.000 G GHz.>> mega 1.000.000 M MW>> kilo 1.000 k km>> hecto 100 h ha>> deka 10 da dam>> deci 0,1 d dm>> centi 0,01 c cm>> milli 0,001 m ml>> micro 0,000.001 *m* mF>> dan seterusnya.
>> Dalam sistem metrik memang dikenal *1 are = 100 m2* khusus untuk ukuran> tanah yang diakui sah secara internasional
>> *Untuk satuan ONS yang mengartikan kelipatan 100 g., apalagi POUND yang> mengartikan kelipatan 500 g., tidak pernah ada didalam sistem metrik> maupun> non-metrik / imperial yang pernah diberlakukan sah secara internasional. *>
> *# # # # #*
Read more >>

Belajar membaca BARCODE




Apabila kita amati barang-barang belanjaan kita dari supermarket/ swalayan, kita akan menemukan adanya kode-kode tertentu dalam bentuk batangan (bar) atau lebih populernya "barcode" pada setiap item yang kita ambil di supermarket/ swalayan itu. Barcode ini biasaya diikuti dengan angka-angka tertentu di bawahnya.

Barcode diciptakan untuk mempermudah dan mempercepat pengecekan barang dan melakukan tracking terhadap inventory.

Jenis-jenis barcode yang digunakan sangat banyak dari first generation sampai third generation, dari 1 dimensional matrix sampai 2 dimensional matrix. Bentuknya pun bermacam-macam, ada kotak, dot, hexagon dan bentuk geometris lainnya.

Barcode yang umum digunakan adalah barcode dengan 12 digit seperti pada gambar di atas. Enam digit pertama adalah identifikasi pabrik (manufacturer identification), sementara 5 digit berikutnya adalah item number dan digit terakhir merupakan check digit. Check digit ini berfungsi untuk memberitahukan kepada sistem apakah scanner melakukan pengecekan dengan benar atau tidak.

Check digit dihitung sbb:

1. Tambahkan digit ganjil dari kode gambar di atas (digits 1, 3, 5, 7, 9 and 11): 0 + 6 + 0 + 2 + 1 + 5 = 14
2. Kalikan hasil step 1 diatas dengan 3: 14 * 3 = 42
3. Tambahkan digit genap dari kode gambar di atas (digits 2, 4, 6, 8 and 10): 3 + 0 + 0 + 9 + 4 = 16
4. Jumlahkan hasil dari step 3 dengan step 2: 42 + 16 = 58
5. Gunakan hasil dari step 4 untuk menghitung check digit, tentukan angka yang apabila ditambahkan dengan hasil pada step 4 akan menghasilkan angka kelipatan 10: 58 + 2 = 60
6. Jadi check digit adalah 2.

Tiap kali scanner memindai barcode maka sistem akan melakukan perhitungan di atas untuk mengecek kebenaran barcode. Jika hasil perhitungan sistem tidak sama dengan check digit yang terbaca, maka scanner akan mengetahui telah terjadi kesalahan dan item harus discan ulang.

Cara membaca barcode

Secara umum, yang bertugas membaca barcode ini adalah sistem scanner yang terhubung ke komputer. Namun secara manual kita bisa membacanya dengan cara sebagai berikut:
Pertama-tama lihatlah konfigurasi dari barcode tersebut. Ini terdiri dari garis batangan hitam dan spasi berwarna putih. Tiap-tiap garis dan spasi mempunyai ketebalan yang berbeda-beda. Anggaplah satu garis paling tipis warna hitam (seperti garis pertama pada barcode di atas) adalah garis dengan lebar 1 unit dan spasi paling tipis warna putih (seperti pada spasi pertama setelah garis pertama pada barcode di atas) adalah spasi dengan lebar 1 unit. Kemudian secara keseluruhan kita dapat menentukan bahwa garis hitam dan spasi putih tersebut mempunyai ketebalan masing-masing 1, 2, 3 dan 4 unit.

Awal dari setiap barcode biasanya adalah "1-1-1" atau kalau dibaca dari kiri terdiri dari garis hitam 1 unit, diikuti dengan spasi putih 1 unit, diikuti lagi dengan garis hitam 1 unit.

Kode-kode yang terbaca adalah sbb:

*

0 = 3-2-1-1

*

1 = 2-2-2-1

*

2 = 2-1-2-2

*

3 = 1-4-1-1

*

4 = 1-1-3-2

*

5 = 1-2-3-1

*

6 = 1-1-1-4

*

7 = 1-3-1-2

*

8 = 1-2-1-3

*

9 = 3-1-1-2

Mari kita coba baca barcode berikut sebagai contoh:



Barcode yang tercetak pada gambar adalah 043000181706:

* Dimulai dengan standar awal yaitu 1-1-1 (bar-space-bar).
* Angka nol adalah 3-2-1-1 (space-bar-space-bar).
* Angka empat adalah 1-1-3-2 (space-bar-space-bar).
* Angka tiga adalah 1-4-1-1 (space-bar-space-bar).
* Tiga angka nol berikutnya adalah 3-2-1-1 (space-bar-space-bar).
* Di tengah biasanya standar 1-1-1-1-1 (space-bar-space-bar-space).
* Angka satu adalah 2-2-2-1 (bar-space-bar-space).
* Angka delapan adalah 1-2-1-3 (bar-space-bar-space).
* Angka satu adalah 2-2-2-1 (bar-space-bar-space).
* Angka tujuh adalah 1-3-1-2 (bar-space-bar-space).
* Angka nol adalah 3-2-1-1 (bar-space-bar-space).
* Angka enam adalah 1-1-1-4 (bar-space-bar-space).
* Karakter stop biasanya 1-1-1 (bar-space-bar).

Have fun decoding those 12-digit bar codes!

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8964749
Read more >>

[Foto] Beginilah Pabrik Pembuat Tissu Gulung ( Toilet Paper ) Di China

Biasanya tissue diyakini sebagai kertas yang bersih dan higienis…walaupun itu berupa tissue gulung yang digunakan pada toilet (toilet paper). Namun masihkah anda meyakini bahwa tissue gulung tersebut bersih dan higienis setelah melihat gambar-gambar pabrik pembuat tissue terebut

Read more >>