Cari Artikel disini

Cinta Pandangan Pertama Itu Tak Ada


Yang ada adalah... cinta pada pandangan keenam, demikian menurut sebuah penelitian psikologi.

Istilah jatuh cinta pada pandangan pertama adalah sesuatu yang sangat populer di kalangan kita, terutama bagi mereka yang sedang jatuh cinta. Bagi beberapa orang, mereka skeptis bahwa tidak ada yang namanya cinta pada pandangan pertama, mereka lebih percaya bahwa tumbuhnya cinta memerlukan waktu. Kata pepatah Jawa, witing tresno jalaran soko kulino, cinta datang karena terbiasa (sering berkomunikasi/melakukan sesuatu bersama).

Beberapa orang lagi mengatakan, "Anda tidak akan percaya pada cinta pada pandangan pertama hingga benar-benar mengalaminya sendiri." Benarkah? Sedikit aneh memang, bagaimana mungkin pada kehidupan nyata, kita bisa jatuh cinta pada seseorang hanya dalam sekali menatap, lalu BOOM, Anda jatuh cinta padanya. Tampaknya memang mustahil, sebuah penelitian di Inggris sepakat bahwa cinta pada pandangan pertama memang tidak ada.

Dalam jurnal The Psychological Science seperti dilansir Genius Beauty dituliskan bahwa peneliti telah berhasil memecahkan mekanisme cinta para wanita Inggris. Dalam pandangan mereka, para wanita mengevaluasi daya tarik seorang pria dari penampilannya, aroma tubuh, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh pria tersebut. Para peneliti mengatakan bahwa semua hal itu memerlukan waktu 45 detik dan enam pandangan, bukan satu.

Pandangan #1: pada saat ini, lima detik diperlukan untuk menatap bola mata dan membaca 'isi' bola mata pria.

Pandangan #2: sepuluh detik selanjutnya, wanita akan menilai pakaian dan kerapian yang melekat di tubuh pria.

Pandangan #3: lima detik selanjutnya diperlukan untuk menilai model rambut.

Pandangan #4: pada pandangan ini, wanita akan menilai bagaimana tangan si pria. Seberapa kokoh lengannya dan bagaimana jika ada cincin pernikahan yang melingkar di jari sang pria.

Pandangan #5: alas kaki yang dipakai pria akan menjadi fokus pada pandangan kelima.

Pandangan #6: pada pandangan terakhir, wanita akan memakai 15 detik untuk menentukan apakah gaya berjalan, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh si pria.

Itulah hasil penelitian yang dilakukan pada wanita Inggris dan tampaknya juga berlaku pada wanita dari belahan dunia lain. Love at first sight doesn't exist, Ladies. Setuju atau tidak setuju? (wo/wsw)










Artikel Terkait